Pages

31 December 2008

indonesia ikut G7?

Ini dia topic yang mau saya bahas.

Sebelumnya kita bahas dulu apa sih g7. Sebenernya sih saya juga aga’ sok tau gitu mo ngebahas tentang g7. Pokonya sih g7 itu kumpulan dari Negara-negara maju yang sedang mengurusi keadaan ekonomi dunia yang lagi colaps. Yang ngetrennya sih global warming eh salah krisis global gtu deh. Nah loh kaget g setelah tau g7 itu apa? Trus kaitannya dengan judul artikel ini apa?

Wat dezig !!!!!! Negara kita tercinta sejak dahulu kala ini ikutan g7? Timbul berjuta gelora semangat anak muda di sini (lebai banget g). apakah Negara kita ini sudah beberapa langkah lebih maju ? atau hanya ikut-ikutan nampanggg aja. Heuh……. Saya ga tau persisnya tuh alas an Indonesia ikutan forum g7.

Bukannya mo ngeremehin nih ya, itu g7 adalah kumpulan Negara-negara yang menguasai hampir seluruh sector di dunia ini dari mulai ekonomi, keamanan, social, politik dan masih banyak lagi. Mereka itu tidak lagi hanya mengurusi persoalan dalam negeri tapi mengurusi seluruh aspek di dunia ini. Urusan perut juga mereka sudah tiidak peduli, bukannya ga ada makanan tapi emang udah kelebihan kaleee. Nah coba kita lihat di Indonesia, pengangguran banyak, kelaparan apa lagi, kemiskinan, bencana, krisis social, waduh klo disebutin mah ga ada habisnya.

Tapi tenang, saya mewakili generasi muda tetap bangga dengan tanah air kita ini. Di sisi kelemahannya tersimpan jutaan potensi kita untuk menjadi Negara maju !!!! namun blum digali secara optimal.

Melalui keikutsertaan kita di g7, kita tunjukkan kepada dunia siapa sesungguhnya Indonesia. Besar bukan berasal dari ketakutan, tapi besar karena adanya kemampuan.

Ini dia Negara kita Indonesia.

30 December 2008

AL-Quran tentang fisika


Besi adalah salah satu unsur yang dinyatakan secara jelas dalam Al Qur'an. Dalam Surat Al Hadiid, yang berarti "besi", kita diberitahu sebagai berikut:

"…Dan Kami turunkan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia ...." (Al Qur'an, 57:25)

Kata "anzalnaa" yang berarti "kami turunkan" khusus digunakan untuk besi dalam ayat ini, dapat diartikan secara kiasan untuk menjelaskan bahwa besi diciptakan untuk memberi manfaat bagi manusia. Tapi ketika kita mempertimbangkan makna harfiah kata ini, yakni "secara bendawi diturunkan dari langit", kita akan menyadari bahwa ayat ini memiliki keajaiban ilmiah yang sangat penting.

Ini dikarenakan penemuan astronomi modern telah mengungkap bahwa logam besi yang ditemukan di bumi kita berasal dari bintang-bintang raksasa di angkasa luar.

Logam berat di alam semesta dibuat dan dihasilkan dalam inti bintang-bintang raksasa. Akan tetapi sistem tata surya kita tidak memiliki struktur yang cocok untuk menghasilkan besi secara mandiri. Besi hanya dapat dibuat dan dihasilkan dalam bintang-bintang yang jauh lebih besar dari matahari, yang suhunya mencapai beberapa ratus juta derajat. Ketika jumlah besi telah melampaui batas tertentu dalam sebuah bintang, bintang tersebut tidak mampu lagi menanggungnya, dan akhirnya meledak melalui peristiwa yang disebut "nova" atau "supernova". Akibat dari ledakan ini, meteor-meteor yang mengandung besi bertaburan di seluruh penjuru alam semesta dan mereka bergerak melalui ruang hampa hingga mengalami tarikan oleh gaya gravitasi benda angkasa.

Semua ini menunjukkan bahwa logam besi tidak terbentuk di bumi melainkan kiriman dari bintang-bintang yang meledak di ruang angkasa melalui meteor-meteor dan "diturunkan ke bumi", persis seperti dinyatakan dalam ayat tersebut: Jelaslah bahwa fakta ini tidak dapat diketahui secara ilmiah pada abad ke-7 ketika Al Qur'an diturunkan

sumber : http://www.keajaibanalquran.com

keajaiban al-quran



Ayat ke-11 dari Surat Ath Thaariq dalam Al Qur'an, mengacu pada fungsi "mengembalikan" yang dimiliki langit.

"Demi langit yang mengandung hujan." (Al Qur'an, 86:11)

Kata yang ditafsirkan sebagai "mengandung hujan" dalam terjemahan Al Qur'an ini juga bermakna "mengirim kembali" atau "mengembalikan".

Sebagaimana diketahui, atmosfir yang melingkupi bumi terdiri dari sejumlah lapisan. Setiap lapisan memiliki peran penting bagi kehidupan. Penelitian mengungkapkan bahwa lapisan-lapisan ini memiliki fungsi mengembalikan benda-benda atau sinar yang mereka terima ke ruang angkasa atau ke arah bawah, yakni ke bumi. Sekarang, marilah kita cermati sejumlah contoh fungsi "pengembalian" dari lapisan-lapisan yang mengelilingi bumi tersebut.

Lapisan Troposfir, 13 hingga 15 km di atas permukaan bumi, memungkinkan uap air yang naik dari permukaan bumi menjadi terkumpul hingga jenuh dan turun kembali ke bumi sebagai hujan.

Lapisan ozon, pada ketinggian 25 km, memantulkan radiasi berbahaya dan sinar ultraviolet yang datang dari ruang angkasa dan mengembalikan keduanya ke ruang angkasa.

Ionosfir, memantulkan kembali pancaran gelombang radio dari bumi ke berbagai belahan bumi lainnya, persis seperti satelit komunikasi pasif, sehingga memungkinkan komunikasi tanpa kabel, pemancaran siaran radio dan televisi pada jarak yang cukup jauh.

Lapisan magnet memantulkan kembali partikel-partikel radioaktif berbahaya yang dipancarkan Matahari dan bintang-bintang lainnya ke ruang angkasa sebelum sampai ke Bumi.

Sifat lapisan-lapisan langit yang hanya dapat ditemukan secara ilmiah di masa kini tersebut, telah dinyatakan berabad-abad lalu dalam Al Qur'an. Ini sekali lagi membuktikan bahwa Al Qur'an adalah firman Allah.

sumber : http://www.keajaibanalquran.com/astronomy_returning.html

indonesia ikut G7?

Ini dia topic yang mau saya bahas.

Sebelumnya kita bahas dulu apa sih g7. Sebenernya sih saya juga aga’ sok tau gitu mo ngebahas tentang g7. Pokonya sih g7 itu kumpulan dari Negara-negara maju yang sedang mengurusi keadaan ekonomi dunia yang lagi colaps. Yang ngetrennya sih global warming eh salah krisis global gtu deh. Nah loh kaget g setelah tau g7 itu apa? Trus kaitannya dengan judul artikel ini apa?

Wat dezig !!!!!! Negara kita tercinta sejak dahulu kala ini ikutan g7? Timbul berjuta gelora semangat anak muda di sini (lebai banget g). apakah Negara kita ini sudah beberapa langkah lebih maju ? atau hanya ikut-ikutan nampanggg aja. Heuh……. Saya ga tau persisnya tuh alas an Indonesia ikutan forum g7.

Bukannya mo ngeremehin nih ya, itu g7 adalah kumpulan Negara-negara yang menguasai hampir seluruh sector di dunia ini dari mulai ekonomi, keamanan, social, politik dan masih banyak lagi. Mereka itu tidak lagi hanya mengurusi persoalan dalam negeri tapi mengurusi seluruh aspek di dunia ini. Urusan perut juga mereka sudah tiidak peduli, bukannya ga ada makanan tapi emang udah kelebihan kaleee. Nah coba kita lihat di Indonesia, pengangguran banyak, kelaparan apa lagi, kemiskinan, bencana, krisis social, waduh klo disebutin mah ga ada habisnya.

Tapi tenang, saya mewakili generasi muda tetap bangga dengan tanah air kita ini. Di sisi kelemahannya tersimpan jutaan potensi kita untuk menjadi Negara maju !!!! namun blum digali secara optimal.

Melalui keikutsertaan kita di g7, kita tunjukkan kepada dunia siapa sesungguhnya Indonesia. Besar bukan berasal dari ketakutan, tapi besar karena adanya kemampuan.

Ini dia Negara kita Indonesia.